»

#2 of 5 | prev product Prev - Next next product
printer email

product arrow 2. Pengerjaan Kolam Renang

begesting kolam renang

Pengerjaan Kolam Renang

1. Pengalian tanah sesuai dengan kedalaman dan bentuk kolam renang.

2. Bowplanklah kolam tersebut supaya dapat menentukan kedalaman galian yang diinginkan dan ukur yang akan dibuat kolam renang tersebut.

3. Kita ratakan galian tanah tersebut menyerupai bentuk dan kedalaman designnya.

4. Sisakan sekitar 25 centimeter lebih dalam dari design kedalaman air kolam, jika diinginkan tebal plat lantai 15 cm. Misalnya kolam dirancang dengan kedalam 2 meter maka harus menggali dan meratakannya pada kedalaman 2 meter 25 centimeter.

5. Padatkan tanah tersebut dengan menumbuknya dengan kayu yang rata atau benda apapun yang dapa memadatkan tanah tersebut dengan Stamper lebih bagus lagi.

6. Setelah didapat ukuran yang kita inginkan kemudian kita juga harus menggali lokasi Sloof atau balok melintang dari kolam tersebut.

7. Jika misalnya diinginkan balok 20 x 30 maka kita akan menggali 40 centimeter lebih dalam dari ukuran design kedalaman air kolam renang tersebut.

8. Taburkan pasir urug setebal 5 centimeter kelantai kolam renang yang telah dipadatkan. Hal ini berfungsi supaya air semen jangan habis dihisap oleh permukaan tanah.

9. Buatlah lantai kerja dengan adukan site mix dan campuran 1 : 5 – 7, kemudian berikan mortal tersebut ke permukaan tanah kolam renang setebal maksimal kira kira 5 centimeter. ikuti alur kemiringan dan kedalaman kolam renang tersebut.

10. Berikut mulailah membuat dinding bekesting luar dari kolam renang dengan menggunakan pasangan ½ bata. Bentuklah dinding bekesting sesuai dengan bentuk kolam renang. Jika dinding retaining wall kolam renang diiinginkan 15 cm maka kita harus menyisahkan 20 cm jarak dari dinding luar kolam renang, karena nantinya plesteran dan pasangan keramik dianggap 5 cm.

11. Ketinggian pasangan bata disesuaikan dengan design kolam renang.

12. bentuklah bekesting balok dengan pasangan bata untuk membentuk balok melintang atau sloof kolam renang, sesuaikan dengan design kolam renang tersebut.

13. Setelah selesai membentuk bekesting luar dengan pasangan bata, kemudian kita melanjutkan dengan pekerjaan pembesian.


14. Pasanglah Besi untuk balok dan kolom, Pasang juga besi beton untuk plat lantai dan dinding kolam. Untuk plat lantai dan dinding pasang besi Double dan menyilang, jika diinginkan plat lantai dan dinding beton 15 cm maka selimut beton 2,5 cm, berikut gambar dibawah ini.

Buatlah Bekesting dalam dengan menggunakan multipleks 9mm atau 6 mm (sesuaikan dengan ketebalan beton dinding), jarak antara Stot penopang multipleks maksimal 60 cm. Usahakan stot penopang bekesting tersebut sekokoh mungkin, karena ini sangat vital dan berpengaruh terhadap kesuksesan pengecoran.

15. Setelah bekesting dalam selesai dibuat, mulailah pasang plumbing untuk semua peralatan kolam yang akan dipasang. Pipa yang dipasang menembus bekesting luar kolam dan nongol sekitar 10 cm dari bibir bekesting, Pemasangan pipa pada lantai kolam untuk maindrain dan floor inlet berada di sela sela besi beton ( pas ditengah tengah beton yang akan dicor ), kita juga boleh membuat jalur khusus untuk pipa bawah dengan menambahkan balok lantai sebagai tempat yang akan dilalui pipa tersebut.

16. Setelah bekesting dalam dan pemasangan plumbing, kita anggap telah selesai, maka kita dapat membuat persiapan pengecoran. Tentunya harus periksa ulang semua persiapan sbb :

      a. Pastikan besi besinya semua sudah diikat dengan kuat

      b. Stot kayu penopang bekesting sudah kuat

      c. Selimut beton dinding dan lantai sudah terpasang

      d. Plumbing tidak ada yang ketinggalan

      e. Lantai dan dinding harus dalam keadaan bersih jangan sampai ada tanah atau batu didalam karena dapat mempengaruhi kekuatan

17. Setelah hal di atas sudah dipenuhi, maka pengecoran dapat dimulai. Pengecoran usahakan hanya dalam sekali saja, karena dapat berpengaruh terhadap kekuatan kolam. Setelah selesai pengecoran maka tutuplah kolam tersebut dengan terpal, biarkan selama 3 hari tentunya setiap hari betonnya disiram supaya jangan pecah.

18. Setelah kira kira 3 hari sampai seminggu kita dapat membuka bekesting tersebut dan sirami kembali beton tersebut. Kemudian kita dapat melanjutkan pengecoran manual terhadap got (bila kolam tersebut Overflow).

19. Sekarang kita dapat menyempurnakan bentuk kolam tersebut dengan plesteran kira kira 2 – 3 cm tebalnya. Apabila kolam tersebut berbentuk oval maka plesteran tersebutlah yang menyempurnakan sampai benar benar kedalam bentuk yang kita inginkan.

20. Setelah kolam diplester maka dapat melanjutkan dengan pemasangan keramik, apabila kolamnya berbentuk oval usahakan keramik yang dipasang berukuran sekecil mungkin, karena jika terlalu besar Akan mempengaruhi bentuk lengkung dan juga mempengaruhi keindahan bentuk kolam tersebut.

21. Pekerjaan fisik kolam renang sudah selesai dan lanjutkan pekerjaan fisik ruang pompa dan bancing tank ( bila kolam renangnya Overflow )

22. Setelah semua pekerjaan fisik selesai Instalasilah semua peralatan kolam renang termasuk pompa dan filter seperti diagram diatas.